ORBITRAYA.COM, SEMARANG - Cacha,nama panggilan akrabnya, si imut yang telah mengoleksi segudang prestasi ini dimulai dari keikutsertaanya dalam ekstra kurikuler beladiri Taekwondo di bangku sekolah TK di TKK Sang Timur.
Setelah lulus TK, Cacha melanjutkan SD di lingkungan yang sama yaitu SDK Sang Timur, yang ada ekstra kurikulernya Taekwondo yang dilatih pelatih yang sama saat di TK yaitu Sabeum Nim Stefanus Bambang. Sayang sekali saat Pandemi Covid 19 semua kegiatan terhenti sehingga tidak dapat melanjutkan latihan.
Setelah masa Pandemi Covid 19 berakhir, sekolah dimana Cacha mengikuti ekstra kurikuler Taekwondo tidak lagi mengadakan ekstra kurikuler Taekwondo lagi, akhirnya disarankan oleh pelatih untuk bisa melanjutkan latihan di Dojang Tlogosari yang juga dengan pelatih yang sama. Dari situlah Cacha yang memiliki nama lengkap Hadasa Eleora Adicondro bisa melanjutkan latihannya kembali. Di Dojang Tlogosari.
Selain latihan kelas reguler, orang tua Cacha juga memasukkan Cacha pada kelas prestasi yaitu di Wolf Taekwondo Academy kelas khusus Prestasi dari Dojang Tlogosari, Cacha diikutkan pada kelas Poomsae.
Prestasi Cacha dimulai dari Kejuaraan Intern Tlogosari Cup yang diadakan oleh Dojang Tlogosari.
Kemudian Kejuaraan Poomsae secara online tingkat Internasional juga diikuti oleh Cacha, prestasi demi prestasi terus diraih. Setelah Kejuaraan Bupati Pati Cup 2023, Cacha dipanggil untuk bergabung dengan Klub yang lebih besar yaitu Hwarang Taekwondo Club (HTC) Semarang.
Di HTC Cacha digembleng latihan yang sangat keras oleh Sabeum Mutiara Habiba dan Sabeum Reza.Pradipta. Selama berlatih di HTC sampai dengan sekarang, pundi - pundi medali emas Cacha terus bertambah. Cacha yang lahir dari pasangan Henry William Adicondro dan Tabita Bea Hosana yang saat ini duduk di bangku SD kelas 5 dan tinggal di Jl Tlogo Putih No 22 Perumahan Pondok Indah Tlogosari Semarang telah membawa nama sekolahnya dan HTC pada Kejuaraan tingkat Provinsi, Nasional bahkan Internasional.
Dalam wawancaranya dengan awak media, Cacha juga membagikan pengalamannya saat bersama Tim Kota Semarang, Cacha merasakan tingkat latihan yang lebih berat lagi saat persiapan menuju Popda tingkat Provinsi,bahkan sampai hampir menyerah, tapi karena semangatnya yang tidak pernah padam, Cacha pun berhasil menyumbangkan medali Emas untuk Tim Kota Semarang yang membuat Tim Popda Kota Semarang meraih Juara Umum 1 pada Popda tingkat Provinsi Jawa Tengah 2024.
Sejumlah Prestasi yang telah diraih Cacha :
1. Juara 2 Poomsae Putri Kejuaraan Intern Tlogosari Cup 25 Oktober 2020
2. Juara 2 Poomsae Putri Kejuaraan Biho Internasional Championship 11 April 2021
3. Juara 1 Individual Poomsae Putri Kejuaraan Indonesia Youth Virtual Championship 6 November 2021
4. Juara 1 Poomsae Tunggal Putri Tlogosari Cup 1 Se Kota Semarang 13 Maret 2022
5. Juara 1 Poomsae Tunggal Putri Kejuaraan Salatiga Open Cup 2 Se Jateng 11 September 2022
6. Juara 1 Poomsae Individual Putri Grobogan Cup Se Jateng 14 Januari 2023
7. Juara 1 Poomsae Individual Putri Kejuaraan Bupati Pati Cup Se Jateng 27 Mei 2023
8. Juara 1 Poomsae Individual Putri Kejuaraan Nasional Gubernur Cup Jateng 27 Mei 2023
9. Juara 1 Poomsae Pairing Kejuaraan Tlogosari Cup 2 Se Kota Semarang 19 Desember 2023
10. Juara 2 Popda SD Tingkat Kota Semarang 05 Februari 2024
11. Juara 2 Poomsae Individual Poomsae Kejuaraan Nasional Bhayangkara Presisi 2 Nasional
Piala Kapolda DIY 23 Juni 2024
12. Juara 1 Poomsae Individual Putri Kejuaraan Rintisan O2SN Se Kota Semarang 22 September 2024
13. Juara 1 Poomsae Individual Putri Popda SD tingkat Provinsi Jateng 5 November 2024
14. Juara 2 Poomsae Individual Putri Kejuaraan PMS Open se Jateng 22 Januari 2025
15. Juara 1 Poomsae Individual Putri Popda tingkat Kota Semarang 22 Februari 2025
Menutup wawancara kami, ditanya tentang cita-cita, Cacha yang saat ini menyandang sabuk POOM 1 (sabuk hitam merah DAN 1 dibawah usia 15 tahun) mempunyai cita-cita menjadi seorang arsitek memberikan kata-kata motivasi : “ SUKSES TIDAK AKAN KITA RAIH TANPA SEBUAH PERJUANGAN”