![]() |
KH. Asep Syaifudin Chalim. Sumber foto; Agus Romadhon. |
ORBITRAYA.COM, Mojokerto – Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Prof. Dr. KH. Asep Syaifudin Chalim, memberikan peringatan kepada para pejabat agar tidak mempermainkan amanah yang diberikan kepada mereka. Pesan ini ia sampaikan dalam acara buka puasa bersama yang dihadiri ribuan kader partai politik dan relawan di GH Kampus Universitas Abdul Chalim, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
KH. Asep menekankan bahwa jabatan bukan sekadar kebanggaan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Menurutnya, penyalahgunaan kekuasaan bisa berujung pada sanksi berat, mulai dari pemecatan hingga konsekuensi hukum.
"Jabatan itu bukan sekadar kebanggaan, tapi juga tanggung jawab besar. Kalau disalahgunakan, risikonya bisa berat, mulai dari kehilangan jabatan hingga berhadapan dengan hukum," tegasnya di hadapan para tamu yang hadir.
Lebih lanjut, KH. Asep menyoroti pentingnya kepemimpinan yang amanah, jujur, dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Ia berharap para pemimpin benar-benar memahami bahwa jabatan harus digunakan sebagai alat untuk menyejahterakan masyarakat, bukan sebagai sarana untuk kepentingan pribadi.
Acara buka puasa ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum bagi KH. Asep untuk menyampaikan pesan moral kepada para pejabat dan pemangku kebijakan. Ia berharap peringatan ini dapat menjadi pengingat bagi mereka agar tetap berpegang pada prinsip keadilan dan integritas dalam menjalankan tugasnya.
"Jangan sampai jabatan justru menjadi jalan menuju kehancuran. Gunakan untuk kebaikan, demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat," pungkasnya.
Acara ini berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh berbagai tokoh penting yang turut mengamini pesan KH. Asep tentang pentingnya membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Wartawan: Agus Romadhon.
Editor: Redaksi.