Seedbacklink

,

Babinsa Koramil 10/Plg, Pratu Mukhlis Laksanakan Sosialisasi dan Patroli Karlahut

Rabu, 08 Januari 2025, 10.12 WIB Last Updated 2025-01-08T03:12:02Z

 


ORBITRAYA.COM.PELANGIRAN, – Babinsa Koramil 10/Plg, Pratu Mukhlis, bersama dengan masyarakat setempat, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan patroli Karlahut (Kebakaran Hutan dan Lahan) di wilayah Kelurahan Pelangiran, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat membahayakan lingkungan, kehidupan masyarakat, serta sumber daya alam yang ada di sekitar. Rabu (08/01/2025).


Patroli dan sosialisasi ini dilakukan dengan melibatkan satu orang anggota TNI, yaitu Pratu Mukhlis, serta dua orang perwakilan masyarakat setempat. Kegiatan dimulai pada pagi hari, dengan titik koordinat patroli yang terletak di 0°10'26,6587"N dan 103°29'33,091"E. Lokasi tersebut dipilih karena dianggap memiliki potensi risiko kebakaran hutan dan lahan yang cukup tinggi, mengingat kondisi geografis dan cuaca yang sering mengalami kekeringan pada musim panas.


Pratu Mukhlis dalam kegiatan tersebut menjelaskan pentingnya kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Ia memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak buruk yang ditimbulkan oleh kebakaran, seperti polusi udara, kerusakan habitat flora dan fauna, serta ancaman terhadap kesehatan masyarakat. Selain itu, ia juga mengedukasi warga tentang langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan, termasuk larangan keras melakukan pembakaran lahan untuk membuka kebun atau ladang.


Dalam patroli tersebut, tim gabungan melakukan pengecekan di sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadi kebakaran. Mereka memeriksa apakah ada titik api yang dapat membesar, serta memastikan bahwa tidak ada aktivitas pembakaran liar yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Setelah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, tim melaporkan bahwa tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di kawasan tersebut.


"Kami bersyukur bahwa hasil patroli kali ini tidak ditemukan adanya titik api atau kebakaran. Ini merupakan indikasi positif bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar Pratu Mukhlis saat diwawancarai usai kegiatan.


Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan aktif dalam mencegah kebakaran, mengingat potensi terjadinya kebakaran masih dapat terjadi kapan saja, terutama jika cuaca kembali mengering. “Kami berharap masyarakat terus bekerja sama dengan aparat TNI dan instansi terkait lainnya untuk menjaga kelestarian lingkungan. Jika ada yang mencurigakan atau ditemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat," tambah Pratu Mukhlis.


Kegiatan patroli dan sosialisasi Karlahut ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi dampak kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir yang sering terdampak oleh bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga kelestarian alam.


Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Mereka juga berjanji untuk lebih proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan informasi jika ada indikasi kebakaran.


“Sebagai warga, kami merasa sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Kami jadi lebih paham akan bahaya yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan, serta cara-cara yang bisa kami lakukan untuk mencegahnya,” ujar salah satu warga, yang turut serta dalam kegiatan patroli.


Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model untuk desa-desa lain dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Dengan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan ancaman kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan, serta keberlanjutan lingkungan dapat terjaga untuk generasi mendatang.