ORBITRAYA.COM,ENOK, – Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Babinsa Desa Suhada, Serda Darno, bersama tim gabungan yang terdiri dari 1 personil TNI dan 4 warga setempat, melaksanakan patroli dan sosialisasi di wilayah Desa Suhada, Kecamatan Enok, Kabupaten Inhil, pada Jumat (10/01/2025).
Patroli ini dilaksanakan di beberapa titik rawan kebakaran di Desa Suhada, dengan titik koordinat -0,38904, 103,2679 yang merupakan salah satu wilayah yang sering dipantau selama musim kemarau. Tim gabungan bergerak secara terorganisir untuk memeriksa dan memastikan tidak ada adanya titik api atau kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.
Setelah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di lokasi yang telah ditentukan, hasilnya menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya titik api maupun asap yang mencurigakan. Hal ini menjadi indikasi bahwa kesadaran masyarakat setempat terhadap potensi bahaya kebakaran semakin baik, serta peran aktif aparat TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sangat efektif.
Selain melakukan patroli, kegiatan ini juga difokuskan pada sosialisasi mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan. Babinsa Serda Darno bersama tim mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, tidak membakar sampah sembarangan, serta melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi kebakaran atau aktivitas ilegal lainnya yang dapat membahayakan lingkungan.
“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga agar desa ini bebas dari kebakaran. Melalui patroli ini, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan, serta bagaimana cara pencegahannya,” kata Serda Darno dalam keterangannya.
Sebagai tambahan, pihaknya juga menegaskan bahwa kerjasama antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam rangka menjaga keamanan dan kelestarian alam, mengingat wilayah Desa Suhada merupakan daerah yang rentan terhadap kebakaran, terutama pada musim kemarau yang panjang.
Masyarakat diingatkan untuk tidak hanya bergantung pada upaya aparat keamanan, namun juga berperan aktif dalam menjaga dan merawat alam sekitar. Dengan kesadaran kolektif, diharapkan tidak ada lagi kebakaran yang merusak ekosistem dan menyebabkan kerugian bagi warga setempat.
Patroli dan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di sekitar Kabupaten Inhil dalam menjaga lingkungan mereka tetap aman dan bebas dari kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, tindakan preventif yang dilakukan di awal tahun ini menjadi langkah strategis untuk meminimalkan risiko kebakaran yang biasanya terjadi menjelang musim kemarau.